Site Loader

Di tengah meleknya dunia finansial saat ini, memilih bidang investasi adalah hal yang penting. Semakin memahami keuntungan dan risiko dari masing-masing bidang investasi, akan membuat kita semakin bijak dalam mengalirkan uang demi mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Untuk itu, berikut adalah beberapa jenis investasi yang wajib kamu pahami sebelum memutuskan untuk melakukan investasi.

Investasi Saham

Saham adalah instrumen investasi yang sangat populer di dunia ini. Banyak sekali orang kaya di dunia ini yang mendapatkan harta kekayaan dari investasi di bidang ini. Saham adalah bukti kepemilikan atas perusahaan tertentu sehingga pemegang saham berhak untuk mengklaim penghasilan serta kekayaan yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut.

Dividen ialah hal penting dalam investasi saham. Dividen adalah pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan operasi bisnis perusahaan tersebut. Inilah yang menjadi “ladang uang” para investor. Dividen diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham.

Hal lain yang perlu diperhatikan investor di bidang saham adalah capital gain, yakni selisih antara harga beli dan harga jual saham. Capital gain terbentuk dengan adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder.

Tidak hanya memberikan keuntungan, saham juga memiliki risiko, antara lain: capital loss hingga likuidasi saham.

Deposito

Deposito dikenal sebagai salah satu produk simpanan di bank yang penyetorannya maupun penarikannya hanya bisa dilakukan pada periode tertentu saja. Jika dana yang disimpan di bank diambil sebelum waktunya, Anda akan terkena denda penalti.

Menariknya dalam deposito, semakin besar dan semakin lama Anda menyimpan dana dalam bentuk deposito, semakin besar pula bunga yang ditawarkan bank kepada Anda.

Deposito berfungsi layaknya tabungan berjangka. Fungsi lainnya adalah salah satu produk investasi yang paling menguntungkan. Berdasarkan keterangan dari PT Bursa Efek Indonesia, produk investasi berupa deposito memiliki rerata keuntungan yang relatif stabil dibanding produk lainnya seperti saham, emas, dan obligasi pemerintah.

Hingga 20 April 2015, produk deposito menduduki rata-rata keuntungan nomor dua terbesar setelah saham, yaitu dengan persentase 7,21% dengan imbal hasil dari deposito adalah rata-rata bunga deposito 1 bulan. Hal ini berarti peluang Anda untuk berinvestasi deposito masih memiliki peluang yang bagus dari tahun ke tahun.

Reksadana

Berdasarkan keterangan Bursa Efek Indonesia (idx.co.id), Reksadana adalahwadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi.

Dalam praktik di lapangan, Manajer Investasi bekerja dengan didukung oleh tenaga profesional dalam pengelolaan investasi, yang terdiri dari Komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi.

Tenang saja, Anda tidak membutuhkan modal hingga puluhan juta untuk berinvestasi reksadana. Sistemnya sederhana sekali. Anda hanya perlu menaruh sejumlah uang untuk membeli reksadana dan memilih jenis reksa dana yang diinginkan. Selanjutnya, Manajer Investasilah yang akan mengelola investasi Anda.

Emas

Sejak dahulu kala, emas dikenal sebagai logam mulia yang cukup diminati banyak masyarakat. Perhisaan ini berhasil memikat perhatian banyak orang lantaran dikenal sebagai barang investasi dengan kepastian “untung”. Kok bisa?

Keuntungan utama investasi di bidang emas adalah kecenderungan harganya yang selalu naik dari tahun ke tahun. Hal ini jelas memberikan keuntungan bagi para pemiliknya, apalagi jika selisih harga beli dan harga jualnya cukup besar.

Berbagai bentuk emas juga banyak diminati sebagai investasi, seperti bentuk emas perhiasan, emas dinar, dalam bentuk batangan, bisa juga tabungan emas yang fungsinya untuk pendanaan pendidikan, biaya kesehatan, untuk keperluan biaya naik haji, bahkan membeli rumah.

Properti

Investasi properti adalah menanamkan modal atau dana ke dalam pengembangan properti. Investasi properti bisa dimulai dengan membeli tanah atau properti lainnya, seperti rumah kemudian menyewakan dan menjualnya setelah beberapa tahun.

Saat ini, investasi properti adalah sebuah pilihan yang baik jika Anda ingin berinvestasi untuk jangka waktu yang panjang dan mengharapkan keuntungan yang besar.

Berikut adalah jenis investasi properti:

1.      Investasi tanah

2.      Investasi tanah kavling

3.      Investasti properti yang disewakan

4.      Investasi property goodwill.

Namun kini Anda tidak perlu pusing lagi. Investasi di bidang properti tidak lagi membutuhkan modal besar hingga miliaran rupiah.

Caranya?

Indonesia kini telah memiliki Propertree.id. Startup yang bergerak di bidang properti dan memudahkan kita untuk berinvestasi dengan modal yang cukup terjangkau.

Propertree.id menyederhanakan konsep investasi yang dulunya membutuhkan modal besar, kini bisa dilakukan oleh siapapun dengan modal awal minimal Rp500.000 untuk bisa berinvestasi secara crowdfunding dalam membiayai pembangunan berbagai macam hunian.

Dengan modal yang terjangkau, kamu bisa mendapatkan imbal balik atau bagi hasil sampai dengan 8-20% pertahunnya.

Menarik, bukan? Kamu bisa mulai melakukan investasi di Propertree.id di sini yah.

Photo by William Iven on Unsplash

Post Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *