Site Loader


Tahun baru tinggal menghitung hari. Persiapan resolusi tahun 2020 sudah banyak dilakukan orang. Apakah kamu sudah mempersiapkan perencanaan keuangan 2020? Berapa besar alokasi dana untuk investasi?

Tahun 2019, dunia investasi kedatangan model pengelolaan keuangan pendatang baru yaitu Inovasi Keuangan Digital. Otoritas Jasa Keuangan sudah meresmikan aktivitas dalam proses bisnis serta model bisnis melalui penawaran dan pengelolaan investasi berbasis teknologi digital. Dalam Inovasi Keuangan Digital, yang termasuk sektor investasi adalah project financing atau penghimpunan dan penyaluran dana serta pengelolaan investasi.

Di akhir tahun, sudah tercatat banyak sekali instrumen investasi yang semakin beragam. Tapi investasi di sektor fintech yang paling banyak menyita perhatian. Kemudahan akses oleh teknologi digital menjadi kunci semakin meledaknya investor pada tahun 2019 ini. Tapi, yang sangat perlu kita perhatikan adalah terkait dengan legalitas dari pengelola dana investasi kita. Mempelajari resiko investasi juga perlu dilakukan agar kita tahu apa yang kita hadapi dan bagaimana cara mendapatkan keuntungan dari setiap proyek yang dilakukan.

Investasi di ranah properti akan sangat menjanjikan di tahun 2020 nantinya. Apalagi dengan trend yang sekarang ada, properti dengan segmen menengah ke bawah tengah digandrungi masyarakat, sehingga investasi ini tidak hanya akan dikuasai oleh kelas atas dengan rumah mewah. “Karena bagi kelas ekonomi seperti itu, kebutuhan properti adalah untuk rumah pertama yang harus dipenuhi, sehingga pasarnya akan selalu ada,” jelas Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andy Nugroho mengungkapkan instrumen investasi properti.

Kebutuhan akan hunian keluarga menjadi impian semua orang. Bisa jadi banyak yang menjadikan impian itu untuk masuk dalam resolusi tahun 2020. Maka sudah saaatnya untuk menyiapkan modal untuk membeli rumah. Tapi, yang perlu kita ketahui adalah rumah itu merupakan kebutuhan jangka panjang. Oleh karena itu perlu disiapkan dari sekarang. Tidak bisa memutuskan secara mendadak karena modal yang diperlukan sangatlah besar.

Tidak mungkin juga untuk menghilangkan rencana untuk menikmati hidup di 2020 nanti. Namun, di sisi lain tentunya harus menabung untuk mendapatkan modal. Makanya untuk pembayaran uang muka pembelian rumah tak perlu dibayarkan dalam setahun. Atur keuangan agar paling tidak bisa dicicil selama 3 tahun.

Untuk bisa terpenuhi caranya bagaimana?

Bisa dengan mencari pemasukan tambahan, bisa dengan menabung, dan bisa dengan mengalokasikan separuh pemasukan dalam kanal produktif seperti investasi properti. Investasi properti bisa menjadi pilihanmu untuk return yang besar dan risiko yang terukur. Jangan takut dengan modal investasi properti yang besar, sekarang investasi properti dapat lebih mudah dijangkau dengan pesatnya perkembangan teknologi. Inovasi Keuangan Digital (IKD) yang dikembangkan oleh Startup Propertree.id menyederhanakan konsep investasi properti yang dapat dimulai dari angka Rp.500.000. Platform seperti ini sangat berguna untuk mencapai tujuan keuanganmu tahun depan. Karena dengan modal seperti itu, kamu akan mendapatkan return dari bagi hasil sebesar 8%-20% setiap tahunnya.

Jangan menunggu untuk memulai langkah pertamamu! Mulai investasi!

Post Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *