Site Loader


                Investasi adalah salah satu cara mengelola keuangan dengan bijak, yang mana uang yang kita punya dialokasikan ke dalam kanal yang lebih produktif agar tidak hanya diam mengendap, tapi juga bertambah. Investasi juga biasanya ditempuh oleh banyak orang untuk melawan inflasi yang terjadi tiap tahunnya. Tapi banyak orang tidak menyadari bahwa sebelum melakukan investasi, keuangan kita perlu dalam keadaan sehat. Banyak orang yang sudah melakukan investasi padahal pengelolaan uangnya masih sangat berantakan. Agar aktivitas investasi yang kita lakukan tidak sembarangan, pastikan langkah berikut sudah kita lakukan.

1. Pastikan pemasukan lebih besar daripada pengeluaran.

Hal yang paling sulit dilakukan dalam pengelolaan keuangan adalah tidak punya uang. Tidak punya uang ini bisa disebabkan oleh banyak faktor. Faktor yang sering terjadi yaitu karena pemasukan selalu lebih kecil dari pengeluaran. Istilah jalanannya lebih besar pasak daripada tiang. Hal pertama dilakukan dalam pengelolaan keuangan adalah membereskan aliran uang terlebih dahulu. Seteah itu buat penganggaran keuangan agar masalah lebih besar pasak daripada tiang bisa teratasi dengan menurunkan pengeluaran. Apabila penurunan angka pengeluaran sudah dilakukan dan masalah belum bisa terselesaikan, maka yang harus kita lakukan adalah menambah pemasukan.

2. Lunasi utang konsumtif.

Bahaya dari utang konsumtif adalah bunga. Bunga yang dimaksud berasal dari pinjaman-pinjaman seperti Kredit Tanpa Agunan, Kartu Kredit, serta kredit-kredit lainnya. Investasi yang dilakukan hanya lah menutupi lubang yang disebabkan oleh bunga dari utang konsumtif ini. Bahkan investasi akan kalah dari besarnya bunga itu. Maka dari itu, berhenti untuk melakukan utang konsumtif sebelum melakukan investasi.

3. Siapkan dana darurat

Dana darurat berfungsi untuk melindungi kita dari risiko jangka pendek seperti risiko kebangkrutan, risiko pemutusan hubungan kerja, kecelakaan, sakit, atau sebagai dana bantuan jika ada kerabat, teman, ataupun keluarga yang sedang terkena musibah dan membutuhkan bantuan berupa finansial. Jika belum memiliki dana darurat, hindari untuk melakukan investasi terlebih dahulu. Karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di hari esok. Simpan dana darurat tersebut dalam instrumen yang likuid seperti uang cash, tabungan, deposito, maupun investasi jangka pendek bulanan.

4. Persiapkan asuransi

Jika dana darurat berfungsi untuk melindungi kita dari risiko jangka pendek, asuransi akan melindungi kita dari risiko jangka panjang. Alokasikan dana pada hal-hal yang berisiko besar jika ada masalah dalam hal-hal itu di kemudian hari, Seperti asuransi penghasilan, asuransi kesehatan, maupun asuransi pada harta benda. Usahakan berurutan dulu dari penghasilan, kesehatan, baru ke harta benda. Jangan sampai kita gagal dalam memprioritaskan hal ini.

5. Buat peta keuangan

Ibarat kita ingin pergi ke tujuan tertentu, pasti kita membutuhkan peta untuk mengetahui dimana posisi kita sekarang dan dimana posisi tempat yang akan kita tuju. Begitupun halnya dalam melakukan investasi. Sebelum investasi dilakukan, peta keuangan perlu dibuat agar memudahkan kita untuk mengetahui kondisi keuangan kita sekarang dan apa tujuan kita dalam berinvestasi dan berapa besar jumlah dana yang dialokasikan.

6. Lakukan investasi

Setelah itu selesai, baru bisa lakukan investasi. Sejatinya investasi merupakan salah satu langkah dalam mengelola keuangan kita agar tetap sehat. Investasi properti bisa menjadi pilihanmu untuk return yang besar dan risiko yang terukur. Jangan takut dengan modal investasi properti yang besar, sekarang investasi properti dapat lebih mudah dijangkau dengan pesatnya perkembangan teknologi. Inovasi Keuangan Digital (IKD) yang dikembangkan oleh Startup Propertree.id menyederhanakan konsep investasi properti yang dapat dimulai dari angka Rp.500.000. Platform seperti ini sangat berguna untuk mencapai tujuan keuanganmu tahun depan. Karena dengan modal seperti itu, kamu akan mendapatkan return dari bagi hasil sebesar 8%-20% setiap tahunnya.

Jangan menunggu untuk memulai langkah pertamamu! Mulai investasi!

Photo by Kelly Sikkema on Unsplash

Post Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *