Site Loader

Memiliki rumah hunian di era sekarang adalah impian banyak orang, tak terkecuali oleh para anak muda milenial. Tapi, masalahnya adalah mewujudkan hal tersebut tidak segampang membeli smartphone dan kendaraan bermotor. Ini disebabkan karena tingginya harga rumah dan gaya hidup milenial yang sangat tinggi.

Harga rumah hunian yang terletak di perkotaan sebenarnya bukan hal yang baru. Tapi keadaan ini tetap menjadi momok saat rumah hunian adalah kebutuhan dasar masyarakat. Tingginya suku bunga kredit kepemilikan rumah (KPR) juga menambah lemahnya daya beli milenial.

Dari fenomena tersebut, milenial dituntut untuk membuat strategi agar mimpi untuk memiliki rumah dapat tercapai. Karena seiring berjalannya waktu, harga property akan terus melonjak. Ada beberapa cara  yang bisa kamu tempuh agar lebih mudah memiliki rumah hunian.

1. Stop menabung, mulai investasi

Satu hal yang perlu kita tahu adalah terjadinya inflasi atau kenaikan harga setiap tahun yang dapat membuat harga rumah meningkat seiring waktu. Cara yang paling efektif dalamg mengumpulkan anggaran dengan melawan inflasi adalah dengan melakukan investasi.

Apa bedanya dengan menabung? Saat menabung di rekening, uang tersebut tidak akan tumbuh secepat saat melakukan investasi.

Terdapat beberapa instrumen investasi yang bisa kita lakukan untuk memiliki rumah, salah satunya adalah investasi dalam bisnis properti. Berinvestasi dalam bisnis properti sangat menjanjikan karena memiliki return yang tinggi dan risiko yang sangat terukur. Apalagi investasi di bisnis properti sangat terjangkau sekarang dan bisa dimulai dengan modal Rp 500.000 saja.

Propertree.id bisa menjadi salah satu pilihan terbaik yang bisa kamu pilih karena menawarkan bagi hasil dari bisnis properti hingga 20% dalam setahun.

Dengan uang yang bertumbuh sebesar 20% per tahun, tentu saja memudahkan kamu dalam memiliki dana untuk membayar DP rumah.

Misalnya, kamu merencanakan akan membeli rumah dalam 15 tahun ke depan. Setiap bulannya kamu berinvestasi dalam bisnis properti sebesar Rp 2 juta per bulan. Maka, selama 15 tahun ke depan, kamu bisa menikmati hasil bagi hasil sebesar 3 kali lipat.

2. Ajukan KPR dengan durasi panjang

Fasilitas Kredit Perumahan Rakyat (KPR) sudah banyak disediakan oleh bank yang ada di Indonesia dapat dimanfaatkan untuk mencicil rumah jika belum punya dana yang cukup. Program ini memang dikhususkan untuk membantu masyarakat berpenghasilan menengah untuk memiliki rumah.

KPR dengan durasi yang panjang dapat menurunkan jumlah cicilan per bulannya. Memang benar dengan cicilan yang panjang, bunga peminjaman juga semakin meningkat. Tapi seiring berjalnnya waktu, harga tanah dan bangunan yang kita miliki juga akan meningkat tiap tahunnya dengan nilai diatas suku bunga KPR.

Jadi tidak masalah memiliki hutang yang produktif pada aset yang nilainya akan bertambah lebih besar dari bunga kreditnya.

3. Pahami kemampuan diri

Besarnya penghasilan yang kamu punya, perlu dijadikan dasar pertimbangan dalam menentukan jenis rumah yang ingin dimiliki. Jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan seperti penunggakan dalam membayar cicilan rumah. Apalagi ada beben lain yang juga perlu dialokasikan seperti mobil, motor, atau lainnya. Dalam hal ini, perlu ada perencanaan yang matang dan pengaturan prioritas kebutuhan.

4. Perhatikan legalitasnya

Hal ini sangat penting untuk menghindari penipuan saat transaksi pembelian rumah. Apalagi rumah yang akan dibeli harganya dibawah harga pasar. Kamu bisa bertanya pada developer terkait dengan unsur legalitas rumah agar terhindar dari investasi bodong. Jangan lupa juga untuk mengecek

Itulah cara-cara agar lebih mudah memiliki rumah hunian di waktu muda.

Selamat mencoba!!!   

Post Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *