Site Loader

Pernikahan merupakan suatu pencapaian hidup yang diimpikan banyak orang. Pasangan yang sedang merencanakan untuk berlanjut ke jenjang pernikahan, bukan lagi hanya bermodalkan cinta. Banyak sekali hal-hal yang perlu disiapkan seperti meminta restu dari kedua orang tua mempelai, kesiapan menjalani rumah tangga, sampai biaya yang dibutuhkan untuk menikah.

Biaya pernikahan menjadi faktor yang sering bermasalah dalam menyiapkan pernikahan. Hal itu terjadi karena tidak dibarengi dengan perencanaan sejauh jauh hari sebelum pernikahan. Jangan sampai pada akhirnya, biaya pernikahan didapatkan dari hutang yang bunganya sangat besar. Alih-alih menjalani masa rumah tangga yang menyenangkan, malah sibuk mencari solusi untuk utang beserta bunganya.

Ditambah dengan budaya pernikahan yang dipertontonkan di media sosial menunjukkan kemewahan yang tidak murah. Efek dari fenomena ini membuat banyak yang membatalkan pernikahannya karena dana yang tidak cukup untuk pernikahan mewah.

Berikut ini kami beri tips agar kalian dapat mempersiapkan pernikahan sejak dini.

1. Sisihkan Pendapatan Bulanan

Coba alokasikan pendapatan bulanan masing-masing bagi kalian dan pasangan yang sudah bekerja. Perencanaan harus berdasar pada kemampuan diri dalam memiliki penghasilan. Jangan sampai melakukan pernikahan membuat kalian “lebih besar pasak daripada tiang”.

2. Hindari Penggunaan Kartu Kredit Berlebihan

Kartu kredit seringkali menjadi momok bagi orang dalam merencanakan tujuan finansialnya. Sistem dari kartu kredit memang membuat penggunanya seakan lebih mudah untuk mengeluarkan uang. Sebelum melakukan pernikahan, bisa dipastikan dulu keadaan tagihan kartu kredit dan cicilan bulanan. Jangan sampai kredit yang masih ada malah menghambat perencanaan keuangan pernikahan

3. Tentukan Anggaran Pernikahan

Biaya pernikahan yang sangat besar membutuhkan perencanaan anggaran yang sangat serius. Banyaknya hal-hal yang membutuhkan biaya, menjadikan perencanaan menjadi cukup sulit. Apalagi ditambah dengan ekspektasi banyak orang terkait dengan pernikahan yang harus diselenggarakan dengan kemewahan.

Contoh alokasi pengeluaran anggaran pernikahan biasanya pada biaya penyewaan gedung dan dekorasi, katering, penyewaan busana dan tata rias, undangan dan souvenir, biaya dokumentasi, biaya hiburan perangkat pernikahan, transportasi, dan biaya lainnya. Dari hal-hal tersebut baru dapat dihitung  anggaran pernikahan yang dibutuhkan. Baiknya, jika sudah ada rincian harga awal, lebih baik persiapan pernikahan dilakukan jauh hari sebelum pernikahan untuk menekan harga dan mencari alternatif lain yang murah dan lebih bagus.

4. Investasi Jauh Lebih Awal

Investasi dapat memberikan penghasilan tambahan untuk mencapai tujuan pernikahan. Penghasilan tiap bulannya dapat disisihkan sebesar Rp 2.000.000 untuk diinvestasikan di Project Financing Propertree.id

Nominal investasi yang dimasukkan ke dalam setiap proyek properti yang berjumlah Rp 2.000.000 tiap bulannya bisa dilakukan. Akan terjadi pertumbuhan dana setelah dilakukan selama 2 tahun dengan return bagi hasil sebesar 20%. Jika sudah waktunya jatuh tempo, dana yang diinvestasikan berjumlah Rp 50.000.000, ditambah dengan return bagi hasil yang di dapatkan sekitar Rp 12.000.000. Berarti dana untuk pernikahan yang sudah diinvestasikan selama 2 tahun sebesar Rp 62.000.000

Berinvestasi memang adalah cara yang sangat menguntungkan. Cara ini bisa digunakan untuk mempersiapkan pernikahan jika dimulai dari sekarang.

Selamat merencanakan!!

Post Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *